Rabu, 22 Mei 2013

Jenis-Jenis Harajuku


Ini dia jenis-jenis harajuku style…..
Lolita, ini adalah gaya klasik harajuku. Penampilan gaya Lolita ini mirip dengan boneka eropa. Gaya yang diadaptasi dari gaya-gaya yang populer pada abad pertengahan seperti gaya anggota kerajaan Marie Anttoinette dari Prancis ataupun gaya Juliet dari karya roman Romeo dan Juliet milik Shakespeare. Gaya ini cenderung bersifat dewasa dengan tampilan berbagai motif bunga, warna-warna mati, serta setelan yang pas-tubuh. Warna-warna yang digunakan biasanya putih, putih kuno, pink, burgundy, biru, coklat, dan hitam. Gaya Lolita klasik juga menggunakan berbagai macam aksesoris pelengkap berupa ikat kepala, hiasan bunga atau topi mini di kepala, dan tas tangan.Contoh Classic Lolita : 




Gothic & Gothic Lolita, ini adalah gaya klasik harajuku. Gaya Gothic sendiri biasanya bernuasa hitam dan kelam. Sedangkan Gothic Lolita adalah mengenakan busana perpaduan antara gaya lolita dengan gothic, feminime, dan elegant. Penampilan gaya Gothic Lolita ini sepertinya mirip dengan boneka Victoria. Contoh Gothic & Gothic Lolita : 

Gaya Lolita lain, masih banyak perkembangan dari dari gaya lolita ini. Diantaranya Sweet Lolita, Punk Lolita, Wa Lolita, Oji Lolita, dan lain-lain. Contoh : 


Visual Kei, ini adalah ciri dari japanese rock (fashion ala punk, gothic, sampai heavy metal) dengan model rambut eksentrik, dan dipadu dengan berbagai aksesoris, make up, dan tindik (konsultasi dengan orang tua anda mengenai tindik). Beberapa Japan rock band yang sering memberi inspirasi adalah Malice Mizer,The Gazette, Versailles, dsb. Contoh Visual Kei : 

 
Cosplay, walaupun menggunakan bahasa inggris, sebutan ini munculnya di Jepang, berasal dari kata costume dan play. Lidah Jepang menyebutnya 'kosupure' ini adalah gaya busana yang terinspirasi dari tokoh game, tokoh anime, atau tokoh kartun favorit anda. Contoh Cosplay : 




Decora style, yaitu style dengan perpaduan warna yang ngejreng, flamboyant, dengan berbagai pernik aksesoris dari kepala sampai ujung kaki. Rasanya jenis ini paling seru, paling berwarna, dan paling ramai ^^. Bahkan saking banyaknya aksesoris yang dipakai, setiap saat bergerak, semua aksesoris tersebut akan berbunyi secara bersamaan.


Kawaii, artinya adalah cute, ini merupakan gaya anak-anak yang riang atau ceria. Anda bisa mengambil inspirasi dari tokoh anime, mainan, warna-warna pastel dan sebagainya. Jika Lolita lebih menonjolkan sisi 'seperti' boneka, maka Kawaii lebih menonjolkan sisi anak-anak yang 'cute', 'imut', 'menggemaskan'. Contoh Kawaii : 


Ganguro, cirinya adalah fashion dengan warna-warna cerah, rok mini, gelang, kalung, lipstick dengan warna putih, eye shadow, dan rambut yang di bleaching dengan warna abu, silver, orange, atau dicat warna putih, pirang, coklat gelap atau warna coklat yang sangat pucat, biasanya dilengkapi dengan jepit rambut berbentuk bunga sepatu.- Ciri utama ganguro yg nggak kalah penting adalah warna kulit yg dibuat gelap ky terbakar matahari, tapi bagian matanya menggunakan tata rias cerah menggunakan warna yang kontras.  Mereka biasanya mengenakan rok mini, platform shoes (sepatu hak tinggi-tebal; panjang sampai ke lutut) dan gelang-gelang besar dalam jumlah banyak, serta berbagai macam cincin dan kalung.Cewek-cewek Ganguro biasanya ditemani oleh sekelompok kecil orang yang disebut dengan ‘Ganguro Gal’ untuk memamerkan hp mereka dengan tempelan berbagai stiker purikura. Dalam bahasa Jepang, purikura (singkatan dari purinto kurabu) merupakan foto diri yang dibuat secara instant dalam suatu photo-box, bukan hasil cetakan studio foto. Contoh Ganguro: 



Wamono, yaitu gaya memadukan antara busana barat dengan gaya tradisional jepang. Contoh Wamono:






Elegant Gothic Aristrocrat (EGA) Gaya dari Elegant Gothic Aristrocrat berdasarkan pada konsep ‘androgyny’, dan seringkali menjadi pakaian yang identik bagi baik kaum laki-laki maupun perempuan. Androgyny merupakan istilah diturunkan dari kata Yunani άνδρας (andras, berarti laki-laki) dan γυνή (gyne, berarti perempuan); dapat didefinisikan sebagai dua konsep yang memadukan/mencampurkan laki-laki & perempuan. Pakaiannya terbatas pada warna hitam, putih, dan warna-warna gelap lain. Kesan paling utama dapat dilihat dari kemewahan serta kesederhanaan di mana baju bermotif garis biasanya sederhana dan ketat, dengan celana atau rok panjang. Dengan demikian gaya EGA sangat kontras dengan gaya Lolita. Tetapi tetap saja make-up yang gelap dan tebal juga dipakai di dalam kedua gaya tersebut. Contoh Elegant Gothic Aristocrat : 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar